Tips Sebelum Pasang Atap Baja Ringan dan Cara Memilihnya
Tips Sebelum Pasang Atap Baja Ringan dan Cara Memilihnya

Tips Sebelum Pasang Atap Baja Ringan dan Cara Memilihnya

Atap Baja Ringan semakin berkembang membuat teknik konstruksi bangunan juga mengalami kemajuan pesat. Sekarang ini, material yang digunakan untuk membangun rumah ataupun gedung tidak hanya dari kayu saja, tetapi juga sudah menggunakan bahan yang disebut dengan baja ringan. Pasang atap baja ringan adalah jasa yang banyak ditawarkan oleh kontraktor dan juga pemborong.

Tetapi apa baja ringan itu? Bagi orang awam, tidak semuanya sudah tahu tentang materi ini. Jadi sebelum pasang atap baja ringan, perhatikan uraian singkat berikut:

  • Material yang terbentuk di kondisi yang dingin (cold-formed steel).
  • Bahan dasarnya adalah carbon steel.
  • Tebalnya sekitar 0,4-3 mm.
  • Tipis, sehingga kekuatannya tergantung kualitas.
  • Memudahkan konstruksi dan juga perakitan bangunan.
  • Kekuatan bahan dasar baja di Indonesia adalah G-550 Mpa atau 5.000 Megapascal.

Tips Sebelum Pasang Atap Baja Ringan dan Cara Memilihnya

Kalau Anda memutuskan untuk pasang atap baja ringan, ketahui kekuatan dan kelemahan dari bahan ini:

Kelebihan Atap Baja Ringan

  • Punya bobot yang jauh lebih ringan, sehingga beban tanggungan untuk struktur di bawahnya menjadi lebih rendah.
  • Baja ringan ini juga tidak akan membesarkan api, jadi lebih aman ketika terjadi kebakaran. Anda tidak akan takut api yang menjalar ke struktur ini bertambah besar.
  • Anti rayap, karena namanya saja baja, jadi tidak akan lapuk dimakan.
  • Lebih cepat dipasang dibandingkan dengan rangka dari kayu, sehingga proses pembangunan juga bisa dipercepat.
  • Tidak akan berubah bentuknya ketika udara panas ataupun dingin, karena nilai pemuaian dan penyusutannya sangat rendah, bahkan nyaris tak ada.

Kekurangan Atap Baja Ringan

  • Perhitungan strukturnya harus sangat teliti dan juga kuat, karena salah sedikit saja, maka semua bagian harus dibongkar total.
  • Harganya lebih mahal, karena tentu saja materialnya yang lebih rumit.
  • Secara estetika mungkin terlihat kurang bagus, sehingga memerlukan desain yang bagus supaya bisa menutupi langit-langit yang punya struktur seperti ini.
  • Tidak dijual secara bebas, jadi Anda harus pesan langsung ke supplier.

Berhubung pasang atap baja ringan membutuhkan biaya yang tidak bisa dibilang sedikit, faktornya adalah:

  • Bahan dan juga merk dari baja ringan tersebut.
  • Jenis material untuk finishing bagian atap akan mempengaruhi berapa besarnya baja ringan yang Anda perlukan.
  • Seberapa tingkat kesulitan pengerjaannya.

Karena variasi tersebut, maka Anda harus berhati-hati ketika pasang atap baja ringan. Lakukan tips berikut ini ketika memilihnya:

  1. Merk, Ada banyak ragam merk di pasar, dengan kualitas dan juga harga yang berbeda. Pilihlah merk yang harganya sesuai dengan budget Anda, merk yang bisa dipercaya, dan sudah teruji.
  2. Ketebalan, Standar ketebalan baja ringan di Indonesia untuk bangunan yang baik adalah 0,75 mm. jangan pilih yang kurang dari itu, karena akan mempengaruhi kekuatan struktur rumah.
  3. Elastisitas, Pegan langsung baja yang akan dipilih, dan cobalah bengkokkan dengan tangan, untuk mengetes apakah baja tersebut bagus atau tidak.
  4. Jenis, Ada 2 jenis baja ringan di sini, Galvanize dan Zincalume, dengan yang terakhir tersebut dipercaya sebagai yang terbaik.

Pilihlah juga baja ringan yang menyediakan garansi untuk produk mereka, sehingga Anda bisa meminta ganti rugi jika ternyata terjadi hal yang tak diinginkan. Pilih kontraktor yang punya pengalaman dengan bahan ini, dan mintalah kontraktor Anda untuk pasang atap baja ringan dengan teknik yang sesuai. Pastikan mereka sudah punya cetak biru untuk atap supaya Anda bisa memeriksanya.